CIREBON — Babinsa Desa Lebakmekar Koramil 0620-12/Beber bersama petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Greged, pemerintah desa, dan masyarakat menangani kebakaran lahan kosong di Blok Cucukul RT 016/RW 004, Desa Lebakmekar, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (15/9/2026).
Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.00 WIB setelah masyarakat melaporkan kobaran api yang membakar lahan kosong milik Juana. Babinsa yang menerima informasi tersebut segera berkoordinasi dengan petugas Damkar Kecamatan Greged dan unsur terkait.
Satu regu Damkar dengan dukungan satu unit kendaraan pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 12.40 WIB. Babinsa bersama perangkat desa dan warga membantu pengamanan serta proses penanganan di sekitar lokasi kebakaran.
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 14.15 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan sampai pukul 15.00 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Berdasarkan keterangan di lapangan, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merambat ke lahan kosong. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektare.
Kondisi lokasi yang cukup jauh dari akses jalan menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan. Meski demikian, kerja sama seluruh unsur membuat api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke area lain.
“Setelah menerima laporan masyarakat, kami segera berkoordinasi dengan Damkar dan pemerintah desa. Penanganan cepat diperlukan agar api tidak semakin meluas dan membahayakan lingkungan sekitar, ” ujar Babinsa Desa Lebakmekar.
Dalam penanganan tersebut, Babinsa turut memantau perkembangan situasi, menindaklanjuti laporan warga, berkoordinasi dengan petugas terkait, serta membantu pengamanan di lokasi kebakaran.
Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut. Seluruh rangkaian pemadaman dan pendinginan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Masyarakat diimbau tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat atau petugas pemadam apabila menemukan titik api. (PERS)

Updates.